DEKLERASI GERAKAN PEMILIH CERDAS

Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu, Selasa 2 Desember 2008 bertempat di Jln WR. Soepratman Bentiring mengadakan pertemuan teknis untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Deklarasi Gerakan Pemilih Cerdas yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 23 Desember 2008 di Refles City Hotel Pantai Panjang Bengkulu. Untuk mensukseskan kegiatan ini, KPU Kota Bengkulu menggandeng Koalisi Jaringan Perempuan sebagai mitra kerja.

Berawal dari FGD yang diadakan KPU Provinsi Bengkulu ternyata beberapa permasalahan Pemilu berhasil diidentifikasi untuk mengatasi kecenderung berkurangnya tingkat partisipasi pemilu 2009 khususnya di Provinsi Bengkulu. Komunikasi politik bilateral yang kurang kuat dan cenderung tidak berkeadilan dipandang menjadi salah satu faktor yang melemahkan legitimasi dan kredibilitas pemilu di mata rakyat. Komunikasi politik cenderung satu arah dan lebih banyak menguntungkan Caleg. Anggota legislatif yang terpilih kebanyakan mengefektifkan komunikasi politik pada saat kampanye dan jelang Pemilu berikutnya. Kontrak politik yang dibuat pun merupakan janji politik instan yang tidak kuat, hanya dikemas sedemikian rupa demi memperoleh suara sebanyak-banyaknya. Demikian beberapa pendapat peserta FGD yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Menangkap kecenderungan tersebut, KPU Kota mencoba membidik segmen masyarakat pemilih pemula untuk mendesain satu komunitas baru yang cerdas dalam memilih. Komunitas ini nantinya akan membangun komunikasi politik dengan komunitas-komunitas lainnya menggunakan fasilitas teknologi informasi berbasis Virtual Community. Pemilu pemula yang kebanyakan berasal dari anak sekolahan dan mahasiswa serta kelompok-kelompok remaja  yang diberi ruang untuk mengeksplorasi ide gagasan serta pikiran-pikiran mereka tentang Pemilu. Penyelenggara Pemilu akan mendesain kegiatan sosialisasi sedemikian rupa sehingga pemilih pemula akan merasakan terlibat secara aktif dalam kegiatan kepemiluan sehingga pemilu tidak lagi terkesan milik “sepuh-sepuh politik” saja melainkan juga menjadi bagian dari kehidupan anak muda yang memang merupakan pewaris dari keberlangsungan demokrasi di negara ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: